Asal Muasal Seluruh Fitnah Adalah Mengedepankan Akal dan Hawa Nafsu

Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,
“Sumber seluruh fitnah hanyalah dari mengedepankan akal di atas syariat dan mengedepankan hawa nafsu di atas akal sehat.
Maka yang pertama adalah sumber dari fitnah syubhat dan yang kedua adalah sumber dari fitnah syahwat.
Fitnah syubhat bisa dilawan dengan keyakinan, sedangkan fitnah syahwat bisa ditolak dengan kesabaran.
Oleh karena itu, Allah Ta’ala menjadikan kepemimpinan di dalam agama bergantung dengan dua perkara ini.
Allah Ta’ala berkata,
‘Dan Kami jadikan di antara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami selama mereka sabar. Mereka meyakini ayat-ayat Kami.’ (as-Sajdah: 24)
Maka ayat ini menunjukkan bahwa dengan keyakinan dan kesabaran engkau bisa mendapatkan kepemimpinan di dalam agama.”
- Ighatsatul Lahafan 2/167
قال ابن القيم رحمه الله:
” وأصل كل فتنة إنما هو من تقديم الرأي على الشرع، والهوى على العقل.
فالأول: أصل فتنة الشبهة، والثاني: أصل فتنة الشهوة.
ففتنة الشبهات تدفع باليقين، وفتنة الشهوات تدفع بالصبر، *ولذلك جعل سبحانه إمامة الدين منوطة بهذين الأمرين، فقال: {وَجَعَلْنَا مِنّهُمْ أَئمِةً يَهْدُونَ بِأَمْرِنَا لَمّا صَبَرُوا وكَانُوا بِآيَاتِنَا يُوقِنُونَ} [السجدة: 24] .
فدل على أنه بالصبر واليقين تنال الإمامة فى الدين”
???? إغاثة اللهفان ٢/١٦٨