Nasehat

Amalan Kebaikan Anak, Pahala Jariyah Bagi Orang Tua

Asy-Syaikh al-Allamah al-Muhaddits Muhammad Nashiruddin al-Albani rahimahullah berkata,

Apa yang dilakukan oleh seorang anak yang shalih berupa amal-amal kebaikan, maka kedua orang tuanya akan mendapatkan pahala yang sama seperti anaknya, tanpa mengurangi sedikit pun dari pahala anak tersebut.

Hal ini karena anak adalah hasil usaha dan jerih payah kedua orang tuanya.

Allah Azza wa Jalla berfirman:

{وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَى} [النجم:٣٩].

“Dan bahwasanya seorang manusia tidak memperoleh selain apa yang telah diusahakannya.” (An-Najm: 39).

Rasulullah ﷺ juga bersabda:

إن أطيب ما أكل الرجل من كسبه، وإن ولده من كسبه

“Sesungguhnya sebaik-baik makanan yang dimakan seseorang adalah dari hasil usahanya sendiri, dan sesungguhnya anaknya termasuk dari hasil usahanya.” (HR. Abu Dawud dan an-Nasa’i, dishahihkan oleh al-Imam al-Albani).”

قال الشيخ العلامة المحدث محمد ناصر الدين الألباني رحمه الله تعالى:

ما يفعله الولد الصالح من الأعمال الصالحة ، فإن لوالديه مثل أجره،
دون أن يَنْقُص من أجره شيءٌ ، لأنّ الولد من سعيهما وكسبهما ، والله عزّ وجلّ يقولُه : {وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَى} [النجم:٣٩].

وقال رسول الله ﷺ : إن أطيب ما أكل الرجل من كسبه، وإن ولده من كسبه. (أخرجه أبو داود والنسائي، وصححه الإمام الألباني)

 أحكام الجنائز ص ٢١٦٢١٧

Terbaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Baca juga
Close
Back to top button